Senin, 18 Juli 2011

Resensi film "Milli dan Nathan"


  • Sinopsis
Milli dan Nathan saling suka sejak SMU di Bandung. Nathan suka membantu Milli belajar, Milli dengan segala kelucuannya bisa mencairkan kekakuan Nathan. Mereka pun pacaran. Sampai lulus SMU, Nathan masuk ke universitas di Jakarta. Milli tetap di Bandung dan meneruskan kuliahnya disana. Nathan memutuskan hubungan karena ingin konsentrasi dengan kuliahnya yang ada di Jakarta. Milli sebaliknya, tidak suka kuliah, Milli ingin jadi novelis. Mereka masih saling merindukan. Milli benar-benar berhenti kuliah dan menulis buku. Walaupun Nathan kuliah di Jakarta dam Milli ada di Bandung, mereka tetap berhubungan melalui BBM jadi kedekatan mereka terus berjalan.
Dalam kunjungan Milli ke Jakarta, dia bertemu Nathan lagi. Mereka saling melepaskan kerinduan seperti layaknya orang pacaran. Milli percaya bahwa mereka “jadian” lagi. Padahal Nathan tidak menganggapnya demikian. Milli kecewa. Akhirnya hubungan mereka terputus setelah kejadian itu dan Milli pun dekat dengan seseorang yang dikenalkan oleh temannya Asti. Pada peluncuran novel pertamanya, Milli didampingi pacar baru. Nathan muncul dan menyatakan penyesalannya. Ia minta Milli kembali jadi pacarnya lagi. Milli marah. Menurut Milli, Nathan seenaknya datang dan pergi dalam hidupnya. Milli tidak menerima Nathan.
Nathan pulang ke Jakarta dan berhasil lulus. Milli kembali sibuk dengan novel keduanya. Milli kemudian putus dengan pacarnya. Nathan kembali ke Bandung. Mereka berhubungan lagi, tetapi dalam ketidakjelasan bentuk hubungannya, sampai Nathan memberi kabar bahwa dia akan menikah pindah ke Jakarta. Milli kaget, kecewa dan marah.
Milli menghapus Nathan dari hidupnya, sampai ia tahu bahwa Nathan tak pernah benar-benar meninggalkannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar